Headlines News :

Pengampuan

Pengampuan atau dikenal juga dengan curatele adalah keadaan di mana seseorang karena sifat-sifat pribadinya dianggap tidak cakap atau tidak di dalam segala hal cakap untuk bertindak di dalam lalu lintas hokum.

Pengampuan pada dasarnya ditujukan untuk melindungi pihak yang tidak cakap,dengan melakukan pengurusan pribadi dan harta kekayaan pihak tersebut

Dasar hukum dari pengampuan adalah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata bab XVII pasal 433 yang kemudian diturunkan dalam pasal 434-461. Adapun pasal 433 menyatakan:

"Setiap orang dewasa, yang selalu berada dalam keadaan dungu, gila atau mata gelap, harus ditempatkan di bawah pengampuan, sekalipun ia kadang-kadang cakap menggunakan pikirannya. Seorang dewasa boleh juga ditempatkan di bawah pengampuan karena keborosan"

Dungu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sangat tumpul otaknya; tidak cerdas; bebal; bodoh;

Gila menurut KamusBesar Bahasa Indonesia adalah :sakit ingatan (kurang beres ingatannya);sakit jiwa (sarafnya terganggu atau pikirannya tidak normal): ia menjadi --krn menderita tekanan batin yg sangat berat.

Mata gelap menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah: tidakdapat berpikir terang; mengamuk (krn marah sekali); gelap mata

Boros menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah berlebih-lebihan dl pemakaian uang, barang,dsb: orang yg hidupnya -- tak akan menjadi kaya.

 

Yang dapat memintakan Pengampuan

Dalam hal seorang sakit ingatan, tiap anggota keluarga berhak untuk memintakancuratele itu, sedangkan terhadap seorang yang mengobralkan kekayaannya,permintaan itu hanya dapat dilakukan oleh anggota-anggota keluarga yang sangat dekat saja. Dalam kedua hal itu seorang suami atau istri selalu dapat memintakan curatele terhadap istri atau suaminya.

Selanjutnya diterangkan, bahwa seorang yang merasa dirinya kurang cerdas pikirannyasehingga tidak mampu untuk mengurus sendiri kepentingan-kepentingannya, dapat juga mengajukan permohonan supaya ia ditaruh di bawah curatele. Dalam hal seorang yang menderita sakit ingatan, hingga membahayakan umum, jaksa diwajibkan meminta curatele bila ternyata belum ada permintaan dari sesuatu pihak.

Pengampu.

Permohonan pengampuan dapat dilakukan kepada pengadilan negeri yang wilayah yurisdiksinya meliputi tempat tinggal dari pihak yang akan dimohonkon untuk diletakkan dalam pengampuan. Setelah kemudian permohonan pengampuan tersebut dikabulkan oleh pengadilan negeri dan berkekuatan hukum tetap, selanjutnya pengadilan negeri akan mengangkat seorang pengampu yang bertugas mengurus pribadi dan harta kekayaan pihak yang akan diletakkan dibawah pengampuan.

Pengampu adalah orang yang diangkat oleh Pengadilan untuk mewakili dan bertindak sebagai pemegang kuasa dari orang yang berada dalam pengampuan (curatele) karena misalnya sakit ingatan atau sangat terkebelakang pertumbuhan jiwanya[8].

 

Akibat hukum Pengampuan

Akibat hukum pengampuan:

1.      Ia sama dengan orang yang belum dewasa (psl 452 (1))

2.      Perbuatannya–batal demi hukum (psl 446 (2))

Pengecualian:

- Bagi pemboros – boleh membuat surat wasiat (Psl 446 (3)); bisa melangsungkanperkawinan dan membuat perjanjian kawin yang dibantu oleh pengampu (Psl 452(2))

E. Berakhirnya Pengampuan:

Pengampuan berakhir jika sebab-sebab pengampuan sudah hilang (psl 460); danbila curandus (orang yang dibawah pengampuan-pen)meninggal dunia.

 

 

author

Written by Sondriter

Sondriter is a professional blogger, web designer and front end web developer. Follow him onTwitter

Share this article :
 
Support : Arthurondi.tk | Akupapua.com | ID Akupapua
Copyright © 2011. Catatan Sondriter - All Rights Reserved
Template Modifed by Sondriter
Proudly powered by Blogger